Malu

Malu harga diri seorang muslim
Dosa membuat seseorang tidak mempunyai rasa malu. Artinya bahwa seseorang yang biasa berbuat dosa, lama-kelamaan tidak merasa berdosa. Bahkan ia tidak merasa malu berbuat dosa di depan siapapun. Ingat bahwa yang membedakan antara manusia dan binatang adalah bahwa ia mempunyai rasa malu. Dalam sebuah hadits Nabi saw. bersabda:
Kalau kamu tidak mempunyai rasa malu kerjakan apa saja yang kamu sukai.
Artinya bahwa seorang yang terbiasa berbuat dosa ia tidak akan mempunyai rasa malu. Bila rasa malu hilang maka hilanglah kebaikan. Perhatikan Nabi bersabda:
“Rasa malu itu semuanya baik”.
Maksudnya bahwa semakin kuat rasa malu dalam diri seseorang akan semakin menyebar darinya kebaikan. Dengan demikian masyarakat yang mempunyai rasa malu adalah masyarakat yang baik dan penuh nuansa kemanusiaan. Sebaliknya masyarakat yang penuh dosa-dosa adalah masyarakat yang jauh dari kemanusiaan dan penuh nuansa kekejaman, kedzaliman dan kebinatangan.
Malu dalam diri wanita

Aset paling berharga bagi diri seorang wanita adalah malu. Tanpa malu, wanita menjadi begitu murah. Tubuhnya menjadi murah tanpa malu. Ringan saja membuka aurat, mengenakan pakaian menjolok mata termasuklah juga pakaian yang menutup seluruhnya tetapi nipis menembusi ke dalam mahupun ketat menampakkan bentuk yang menggiurkan. Tanpa malu, suara wanita bias menjadi igauan para lelaki yang terdapat ‘penyakit’ di dalam hatinya. Suara lunak manja yang merayu rayu bisa menjerumuskan wanita & lelaki dalam situasi yang x terduga. Tanpa malu, bisa saja wanita berpelukan dengan lelaki bukan muhrim, berpegangan tangan mahupun makan bersama atau travel bersama. Apalah lagi yang tinggal pada wanita, andai malu itu pun sudah tergadai….
Malu dalam diri lelak i

Ketahuilah, Rasulullah sendiri lebih malu dari seorang gadis yang berada di dalam khemah (Hadith). Andai seorang lelaki tidak malu, dia bisa saja membawa anak dara ke hulu ke hilir, umpama satu barang dagangan yang dilelong lelong di tengah jalan. Seorang suami yang tidak malu, bisa membiarkan isterinya berdandan berlebihan diluar rumah untuk menjadi tontonan dan tarikan mata orang awam. Seorang bapa yang tidak malu bisa membiarkan seisi keluarganya mempamerkan dosa di khalayak. Seorang abang yang tidak malu, hanya membiarkan adik2 nya berkeliaran bersama pasangan bukan muhrim sesuka hatinya…dan the list goes on and on… andainya anda tidak malu…..hadits Nabi saw. Kalau kamu tidak mempunyai rasa malu kerjakan apa saja yang kamu sukai.
Dan saya tidak malu mengingatkan anda ( dan diri saya sendiri) agar menjaga diri dan sentiasa malu dalam melakukan dosa…
Malulah andai ada lelaki bukan muhrim masuk ke dalam rumah kita…
Malulah andai gelak tawa kita kedengaran sehingga telinga mereka yang tidak sepatutnya…
Malulah andai pakaian kita singkat, nipis, ketat dan menarik perhatian …
Malulah untuk berbicara perkara sia sia dengan lelaki bukan muhrim…
Malulah untuk mempamerkan dosa dosa kita pada khalayak… (ie letak gambar2 yang tak sepatutnya di friendster,ym,msn)…
Malulah mendengar kisah kisah umpatan, kejian dan adu domba, perihal yang tidak baik tentang orang lain…
Malulah…
Malulah…
Malulah…
Kelak Allah tidak malu untuk membalas dosa dosa kita..seandainya kita tidak malu melakukannya……